<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>all_about_RhEa</title>
	<atom:link href="http://princessrhea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://princessrhea.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Mar 2008 03:01:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='princessrhea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>all_about_RhEa</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://princessrhea.wordpress.com/osd.xml" title="all_about_RhEa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://princessrhea.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>hidup adalah surga</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/hidup-adalah-surga/</link>
		<comments>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/hidup-adalah-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 06:38:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princessrhea</dc:creator>
				<category><![CDATA[articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/hidup-adalah-surga/</guid>
		<description><![CDATA[Hidup adalah kumpulan hari, bulan, dan tahun yang berputar tanpa pernah kembali lagi. Setiap hari umur bertambah, usia berkurang. Hal itu berarti kematian kian dekat. Semestinya kita kian arif dan bijak menjalaninya, tetap dalam kesalehan, bertambah kuat akidah, semakin khusyuk dalam beribadah, dan mulia akhlak. Pada puncak kebaikan itu lalu kita wafat, itulah husnul khatimah. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=12&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Hidup adalah kumpulan hari, bulan, dan tahun yang berputar tanpa pernah kembali lagi. Setiap hari umur bertambah, usia berkurang. Hal itu berarti kematian kian dekat. Semestinya kita kian arif dan bijak menjalaninya, tetap dalam kesalehan, bertambah kuat akidah, semakin khusyuk dalam beribadah, dan mulia akhlak. Pada puncak kebaikan itu lalu kita wafat, itulah husnul khatimah.<span id="more-12"></span></p>
<p align="justify">Kehidupan jasad hanyalah sementara di dunia. Sedangkan kehidupan roh mengalami lima fase, yaitu: arwah, rahim, dunia, barzah, dan akhirat. Berarti hidup di dunia hanya terminal pemberhentian menuju akhirat. Allah SWT mengingatkan, &#8221;Kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.&#8221; (QS: Al-A&#8217;laa [87]: 17). Rasulullah saw menggambarkan bahwa hidup ini tak ubahnya seorang musafir yang berteduh sesaat di bawah pohon yang rindang untuk menempuh perjalanan tanpa batas. Karena itu, bekal perjalanan mesti disiapkan semaksimal mungkin. Sebaik-baik bekal adalah takwa (QS Albaqarah [2]: 197).</p>
<p align="justify">Orang bertakwa adalah orang yang sangat cerdas. Ia tidak mau terjebak pada &#8221;keenakan&#8221; sesaat, tetapi menderita berkepanjangan. Karenanya, ia mengolah hidup yang sesaat ini menjadi berarti untuk kehidupan panjang tanpa akhir nanti. &#8221;Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.&#8221; (QS Al-Ankabuut [29]: 64).</p>
<p align="justify">Hidup ini di bawah tatapan dan aturan Allah. Segalanya digulirkan dan digilirkan: hidup, lalu mati; kecil, akhirnya membesar; muda, lama-lama tua; dan muncul kesenangan, terkadang berganti kesedihan. Semua fana. Tetapi, di tengah kefanaan itu, umat Rasulullah yang paling sukses &#8211;sebagaimana dijelaskan dalam hadis &#8211;adalah yang paling banyak mengingat mati, lalu mempersiapkan hidup setelah mati.</p>
<p align="justify">Akhirnya, orang-orang cerdas akan tahu, sadar, dan yakin bahwa hidup bukan untuk mati, tetapi mati itulah untuk hidup. Hidup bukan untuk hidup, tetapi untuk Yang Mahahidup. Karenanya, jangan takut mati, jangan cari mati, jangan lupa mati, dan rindukanlah mati. Mengapa? Karena, kematian adalah pintu berjumpa dengan-Nya &#8212; perjumpaan terindah antara kekasih dengan Kekasihnya.</p>
<p align="justify">Subhanallaah, ternyata hidup ini surga, saudaraku.</p>
<p align="justify">-:Sarikata.com:-</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/princessrhea.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/princessrhea.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/princessrhea.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/princessrhea.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=12&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/hidup-adalah-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/284720a27e2543332e67b10a3f3d79cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">princessrhea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>m&#8217;hindari hasil foto yg kabur</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/mhindari-hasil-foto-yg-kabur/</link>
		<comments>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/mhindari-hasil-foto-yg-kabur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 06:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princessrhea</dc:creator>
				<category><![CDATA[tips 'n trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/mhindari-hasil-foto-yg-kabur/</guid>
		<description><![CDATA[KapanLagi.com &#8211; Jika Anda sering mendapatkan hasil foto yang kabur ketika Anda melakukan zoom pada objek foto yang agak jauh pada kamera digital Anda, kemungkinan besar hal itu disebabkan oleh dua hal - Pertama, yaitu Anda menggerakkan kameranya ketika sedang mengambil gambar. Setiap pergerakan yang dilakukan akan semakin diperbesar efeknya ketika Anda melakukan zoom-in. Jadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=11&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KapanLagi.com</strong> &#8211; Jika Anda sering mendapatkan hasil foto yang kabur ketika Anda melakukan <em>zoom</em> pada objek foto yang agak jauh pada kamera digital Anda, kemungkinan besar hal itu disebabka<a href="http://princessrhea.files.wordpress.com/2007/06/foto_kabur.jpg"><img border="0" align="top" width="1" src="http://princessrhea.files.wordpress.com/2007/06/foto_kabur.thumbnail.jpg?w=1&#038;h=1" height="1" /></a><img border="0" align="top" width="1" src="http://princessrhea.files.wordpress.com/2007/06/foto_kabur.thumbnail.jpg?w=1&#038;h=1" height="1" />n oleh dua hal<span id="more-11"></span></p>
<p>- Pertama, yaitu Anda menggerakkan kameranya ketika sedang mengambil gambar. Setiap pergerakan yang dilakukan akan semakin diperbesar efeknya ketika Anda melakukan <em>zoom-in</em>. Jadi cobalah menggunakan <strong>tripod</strong> atau cobalah berdiri tenang. Ambil nafas dalam-dalam, tahan nafas, ambillah gambar baru kemudian lepaskan nafas Anda lagi.</p>
<p>- Masalah yang lain yaitu mungkin Anda menggunakan <em>digital zoom</em>, yang mana ini bukanlah <em>zoom</em> yang sebenarnya dan hasilnya seringkali tampak kabur karena kamera memperbesar ukuran <strong>pixel</strong>-nya untuk membuat gambar lebih besar bukan benar-benar melakukan <em>zoom-in</em> pada objek. Lebih baik matikan fungsi <em>digital zoom</em> kamera Anda. Hal ini seringkali sangat membantu. Anda mungkin tidak akan bisa melakukan <em>zoom</em> lagi lebih dekat tetapi Anda akan mendapat hasil gambar yang lebih jelas.</p>
<p>Jika untuk memotret objek yang bergerak, cobalah mengikuti mereka dengan kamera Anda. Ambillah gambar sambil terus bergerak dan teruslah bergerak sampai proses pengambilan gambar selesai. Dengan cari ini Anda akan mendapatkan hasil gambar dengan objek yang tajam dan latar belakangnya meski masih tetap kabur tapi kaburnya itu dalam kualitas yang bagus. <strong>(cnet/cax)</strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/princessrhea.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/princessrhea.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/princessrhea.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/princessrhea.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=11&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/mhindari-hasil-foto-yg-kabur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/284720a27e2543332e67b10a3f3d79cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">princessrhea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://princessrhea.files.wordpress.com/2007/06/foto_kabur.thumbnail.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://princessrhea.files.wordpress.com/2007/06/foto_kabur.thumbnail.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>pesan2 Al-Quran ttg tujuan hidup</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/pesan2-al-quran-ttg-tujuan-hidup/</link>
		<comments>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/pesan2-al-quran-ttg-tujuan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 06:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princessrhea</dc:creator>
				<category><![CDATA[life story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/pesan2-al-quran-ttg-tujuan-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmaanirahiim Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan-pesan Al-qur&#8217;an tentang tujuan hidup yang sebenarnya Nasehat ini untuk semuanya &#8230;&#8230;&#8230;. Untuk mereka yang sudah memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230; Untuk mereka yang belum memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230; dan untuk mereka yang tidak memiliki arah. nasehat ini untuk semuanya&#8230;&#8230;. Semua yang menginginkan kebaikan. Nikah itu ibadah&#8230;&#8230;. Nikah itu suci&#8230;&#8230;&#8230;.. ingat itu&#8230;&#8230; Memang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=9&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillahirrahmaanirahiim</p>
<p>Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan-pesan Al-qur&#8217;an tentang tujuan hidup yang sebenarnya</p>
<p>Nasehat ini untuk semuanya &#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Untuk mereka yang sudah memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Untuk mereka yang belum memiliki arah&#8230;&#8230;&#8230;<br />
dan untuk mereka yang tidak memiliki arah.<br />
nasehat ini untuk semuanya&#8230;&#8230;.<br />
Semua yang menginginkan kebaikan.<span id="more-9"></span></p>
<p>Nikah itu ibadah&#8230;&#8230;.<br />
Nikah itu suci&#8230;&#8230;&#8230;.. ingat itu&#8230;&#8230;<br />
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena<br />
kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.<br />
Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan sebagai alasan&#8230;..<br />
karena semua itu akan menyebabkan celaka.<br />
Jadikan agama sebagai alasan&#8230;.. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.</p>
<p>Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta&#8230;.<br />
Namun&#8230;&#8230; jika cinta engkau jadikan sbg landasan,<br />
maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur.<br />
Jadikanlah &#8221; ALLAH &#8221; sebagai landasan&#8230;&#8230;<br />
Niscaya engkau akan selamat, Tidak saja dunia, tapi juga akherat&#8230;&#8230;.<br />
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan&#8230;&#8230;<br />
Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai.</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;..<br />
disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan&#8230;&#8230;.<br />
Jika ini kau lakukan &#8220;istanamu&#8221; tidak akan langgeng..</p>
<p>Lihatlah manusia ter-agung Muhammad saw&#8230;.<br />
tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan<br />
sorban, karena sang istri tercinta tdk mendengar kedatangannya.</p>
<p>Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan<br />
tersaji dihadapannya ketika lapar&#8230;&#8230;..<br />
Menjahit bajunya yang robek&#8230;&#8230;..</p>
<p>Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam &#8220;istanamu&#8221;&#8230;..<br />
Disayang, dimanja dan dilayani suami&#8230;&#8230;<br />
Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu&#8230;.<br />
Jika itu engkau lakukan, &#8220;istanamu&#8221; akan menjadi neraka bagimu</p>
<p>Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu&#8230;&#8230;<br />
Jika itu engkau lakukan akan celaka&#8230;.<br />
Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,<br />
tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah&#8230;..<br />
Lihatlah bagaimana Allah menegur &#8221; Nabi &#8220;-mu<br />
tatakala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena<br />
menuruti kemauan sang istri.</p>
<p>Tegaslah terhadap istrimu&#8230;..<br />
Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah&#8230;&#8230;.<br />
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya&#8230;&#8230;<br />
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth&#8230;..<br />
Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang&#8230;..<br />
Istrimu bisa menjadi musuhmu&#8230;.</p>
<p>Didiklah istrimu&#8230;<br />
Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.<br />
Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;&#8230;<br />
Jadikan dia sebagaiKhadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang<br />
suami Muhammad saw menerima tugas risalah&#8230;..</p>
<p>Istrimu adalah tanggung jawabmu&#8230;.<br />
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah&#8230;..<br />
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah&#8230;<br />
Biarkan mereka menjadi hajar atau Maryam&#8230;.<br />
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu&#8230;</p>
<p>Jika engkau menjadi istri&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu&#8230;<br />
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah&#8230;&#8230;<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami&#8230;..<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya&#8230;.<br />
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.</p>
<p>Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu&#8230;.<br />
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu&#8230;.<br />
Jika itu kau lakukan&#8230;.. Kecintaannya terhadapmu akan<br />
memaksanya menjadi pendurhaka&#8230;&#8230; jangan&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Jika engkau menjadi Bapak&#8230;&#8230;<br />
Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim<br />
Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim<br />
Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw<br />
Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Ajaklah mereka taat kepada Allah&#8230;&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti&#8230;&#8230;.<br />
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat&#8230;&#8230;.<br />
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan&#8217;an yang durhaka.</p>
<p>Mohonlah kepada Allah&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih&#8230;..<br />
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.</p>
<p>Jika engkau menjadi ibu&#8230;.<br />
Jadilah engaku ibu yang bijak, ibu yang teduh&#8230;.<br />
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu&#8230;.<br />
Jadikanlah mereka mujahid&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah&#8230;..<br />
Jangan biarkan mereka bermanja-manja&#8230;..</p>
<p>Amin&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/princessrhea.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/princessrhea.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/princessrhea.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/princessrhea.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=9&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/pesan2-al-quran-ttg-tujuan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/284720a27e2543332e67b10a3f3d79cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">princessrhea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tujuh indikator kebahagiaan dunia</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/tujuh-indiokator-kebahagiaan-dunia/</link>
		<comments>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/tujuh-indiokator-kebahagiaan-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 05:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princessrhea</dc:creator>
				<category><![CDATA[articles]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/tujuh-indiokator-kebahagiaan-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi&#8217;in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=8&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW, selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas</p>
<p align="justify">telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi&#8217;in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, <span id="more-8"></span>yaitu :</p>
<p>Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.</p>
<p>Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona&#8217;ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah.</p>
<p>Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu :<br />
&#8220;Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita&#8221;. Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap &#8220;bandel&#8221; dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi.</p>
<p>Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!</p>
<p>Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.</p>
<p>Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.</p>
<p>Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.</p>
<p>Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : &#8220;Kenapa pundakmu itu ?&#8221; Jawab anak muda itu : &#8220;Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya&#8221;. Lalu anak muda itu bertanya: &#8221; Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?&#8221;</p>
<p align="justify">Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: &#8220;Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu&#8221;. Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.</p>
<p>Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.</p>
<p>Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah.</p>
<p>Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya.</p>
<p>Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.</p>
<p>Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.</p>
<p>Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya.</p>
<p align="justify">Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. &#8220;Kamu berdoa sudah bagus&#8221;, kata Nabi SAW, &#8220;Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan&#8221;. Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.<br />
Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.</p>
<p>Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya.</p>
<p>Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya.</p>
<p>Semangat memahami agama akan meng &#8220;hidup&#8221; kan hatinya, hati yang &#8220;hidup&#8221; adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.</p>
<p>Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.</p>
<p>Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Inilah semangat &#8220;hidup&#8221; orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya baroqah.</p>
<p>Demikianlah pesan-pesan dari Ibnu Abbas ra. mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia.</p>
<p>Bagaimana caranya agar kita dikaruniakan Allah ke tujuh buah indikator kebahagiaan dunia tersebut ? Selain usaha keras kita untuk memperbaiki diri, maka mohonlah kepada Allah SWT dengan sesering dan se-khusyu&#8217; mungkin membaca doa `sapu jagat&#8217; , yaitu doa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah SAW. Dimana baris pertama doa tersebut &#8220;Rabbanaa aatina fid dun-yaa hasanaw&#8221; (yang artinya &#8220;Ya Allah karuniakanlah aku kebahagiaan dunia &#8220;), mempunyai makna bahwa kita sedang meminta kepada Allah ke tujuh indikator kebahagiaan dunia yang disebutkan Ibnu Abbas ra, yaitu hati yang selalu syukur, pasangan hidup yang soleh, anak yang soleh, teman-teman atau lingkungan yang soleh, harta yang halal, semangat untuk memahami ajaran agama, dan umur yang baroqah.</p>
<p>Walaupun kita akui sulit mendapatkan ketujuh hal itu ada di dalam genggaman kita, setidak-tidaknya kalau kita mendapat sebagian saja sudah patut kita syukuri.</p>
<p>Sedangkan mengenai kelanjutan doa sapu jagat tersebut yaitu &#8220;wa fil aakhirati hasanaw&#8221; (yang artinya &#8220;dan juga kebahagiaan akhirat&#8221;), untuk memperolehnya hanyalah dengan rahmat Allah. Kebahagiaan akhirat itu bukan surga tetapi rahmat Allah, kasih sayang Allah. Surga itu hanyalah sebagian kecil dari rahmat Allah, kita masuk surga bukan karena amal soleh kita, tetapi karena rahmat Allah.</p>
<p>Amal soleh yang kita lakukan sepanjang hidup kita (walau setiap hari puasa dan sholat malam) tidaklah cukup untuk mendapatkan tiket masuk surga. Amal soleh sesempurna apapun yang kita lakukan seumur hidup kita tidaklah sebanding dengan nikmat surga yang dijanjikan Allah.</p>
<p>Kata Nabi SAW, &#8220;Amal soleh yang kalian lakukan tidak bisa memasukkan kalian ke surga&#8221;. Lalu para sahabat bertanya: &#8220;Bagaimana dengan Engkau ya Rasulullah ?&#8221;. Jawab Rasulullah SAW : &#8220;Amal soleh saya pun juga tidak cukup&#8221;. Lalu para sahabat kembali bertanya : &#8220;Kalau begitu dengan apa kita masuk surga?&#8221;. Nabi SAW kembali menjawab : &#8220;Kita dapat masuk surga hanya karena rahmat dan kebaikan Allah semata&#8221;.</p>
<p>Jadi sholat kita, puasa kita, taqarub kita kepada Allah sebenarnya bukan untuk surga tetapi untuk mendapatkan rahmat Allah. Dengan rahmat Allah itulah kita mendapatkan surga Allah (Insya Allah, Amiin).</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Sumber tulisan: ceramah Ustad Aam Aminudin, Lc. di Sapporo, Jepang,<br />
disarikan secara bebas oleh Sdr. Asep Tata Permana</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/princessrhea.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/princessrhea.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/princessrhea.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/princessrhea.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=8&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/tujuh-indiokator-kebahagiaan-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/284720a27e2543332e67b10a3f3d79cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">princessrhea</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bila aku jatuh cinta</title>
		<link>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/bila-aku-jatuh-cinta/</link>
		<comments>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/bila-aku-jatuh-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jun 2007 04:56:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>princessrhea</dc:creator>
				<category><![CDATA[poem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/bila-aku-jatuh-cinta/</guid>
		<description><![CDATA[Allahu Rabbi aku minta izin Bila suatu saat aku jatuh cinta Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang Hingga membuat lalai akan adanya Engkau Allahu Rabbi Aku punya pinta Bila suatu saat aku jatuh cinta Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas Biar rasaku pada-Mu tetap utuh Allahu Rabbi Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=5&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" align="center" width="95%" cellPadding="0" cellSpacing="0">
<tr>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td class="text-content">Allahu Rabbi aku minta izin<br />
Bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang<br />
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau <span id="more-5"></span>Allahu Rabbi<br />
Aku punya pinta<br />
Bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas<br />
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta<br />
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan<br />
kasih-Mu<br />
dan membuatku semakin mengagumi-Mu</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Bila suatu saat aku jatuh hati<br />
Pertemukanlah kami<br />
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu</p>
<p>Allahu Rabbi<br />
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati<br />
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku<br />
Anugerahkanlah aku cinta-Mu&#8230;<br />
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/princessrhea.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/princessrhea.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/princessrhea.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/princessrhea.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=princessrhea.wordpress.com&amp;blog=1217181&amp;post=5&amp;subd=princessrhea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://princessrhea.wordpress.com/2007/06/10/bila-aku-jatuh-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/284720a27e2543332e67b10a3f3d79cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">princessrhea</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
